nona's posts with tag: imajinasi
Pulang getting sekolah di Soekarno Hatta. Siang bolong panas mentereng di atas motor yang melaju kencang, nonacito dan ade bayu indra mengkhayal bersama.
nonacito: de, kalau punya uang satu miliar bisa beli honda jazz ga sih? adebayuindra: bisa lah, honda jazz kan murah, cuma 100 juta berapa gitu... nonacito: asyiiiik. wah, acit bisa punya mobil dong, ya? kalau beli rumah cukup ga?*excited* adebayuindra: cukup, yang 200 juta juga bisa. nonacito: segede gimana? adebayuindra: tergantung belinya di mana, tapi segede rumah tisha kali ya? nonacito: ih lumayan dong. enak ya punya banyak uang...
hmm, kalau punya uang 1 miliar, pasti nerusin sekolah ke tempat itu gampang... seandainya.. hiks hiks hiks
a b c d e biar sedih kita harus happy a b c d e biar banyak masalah kita harus happy a b c d e ayo kita jalan-jalan
whiiiii, juni ini bakal banyak jalan-jalan
Diane had two young daughters with her husband and her family has made the cowardly choice to inspect but not confront.
Diane Arbus-Photographer
Dear Tuhan, Kemarin malam kita baru berbicara, ketika langit sudah malam dan hati sedang kelam. Saat aku berjalan sendirian dalam perjalanan menemani enigma yang sedang duduk manis di beberapa kilometer di depan.
Lalu Kamu bilang, "Lihat ke atas sana!". Ku tengadahkan kepalaku, hei ada satu bintang kecil bersinar putih. "Itu hadiah untukmu, jangan bersedih lagi," Aku tersenyum dan menatap lekat bintang kecil itu. "Terima kasih," bisikku.
Kamu begitu baik padaku, membantuku dengan cara-Mu. Kamu selalu ada di sana, dengan memangku dagu, bersila kaki, mengusap lembut punggungku yang kecapaian, meniupkan angin lembut kala aku kepanasan, menyediakan atap indah bernama langit sebagai foto terindah yang tak bosan kulihat. Kamu selalu ada, memberi segala kemurahan dalam aneka rupa. Kami bahagia, itu karena Kamu. Kami berkumpul tak tercerai berai, itu karena Kamu.
Tuhan, terima kasih telah mengenalkanku pada mereka. Manusia-manusia luar biasa ini. Ya, termasuk manusia sangat luar biasa ini, Tuhan. Yang membuatku tertawa (dan sedikit meneteskan air mata) karena selama ini aku tidak pernah berpikir akan mengalami semua ini. Seperti yang aku bilang pada-Mu, "Aku pikir ini hanya ada di sinetron, hahaha!". Lucu ya kejadian hari ini? Hihihi... terima kasih Tuhan, telah menebalkan kesabaran dan membuatku membuka pintu hati ini.
Tuhan, terima kasih atas semua cerita hidup ini. God places the heaviest burden on those who can carry its weight. Terima kasih.
*Reggie White
Hai kepala aneh! Sudahkah kamu membuka celana dalam kamu hari ini dan melihat ada apa di dalamnya? Coba di cek, apakah kamu melihat dua corpora cavernosa dan satu corpus spongiosum di dalamnya?
Kalau ada, saya tak yakin itu nyata. Pasti kamu berhalusinasi. Kamu bukan laki-laki, sungguh... kamu bukan. Jujur, saya tidak punya urusan apapun dengan kamu. Tapi saya tetap memegang prinsip freedom of expression yang selama ini saya pegang. Bahwa orang bebas berbicara, menulis, dan mengeluarkan segala bentuk ekspresi. Itu adalah hak hakiki. Silahkan. Be my guest.
Yang saya tidak mengerti, apa masalah kamu dengan saya. Kamu marah kepada saya? Karena kamu menganggap saya menyakiti orang yang kamu sayang? Atau kamu memang pencari masalah? Bicarakan. Seperti slogan orde baru bahwa "semua bisa dibicarakan", maka saya pun bisa diajak bicara. Sekalipun itu menyayat hati dan membuat tenggorokan tercekat. Saya bisa.
Duh kepala aneh, seandainya kamu tahu apa yang mereka (yang kamu anggap teman) bicarakan di belakang punggungmu. Poor you, kepala aneh.
p.s.: the foolest one is the one who take an action to a fool.
  Tau sih mau nulis apa aja, tapi bingung gimana mulainya. Belum lagi, Jumat ini harus ke Jakarta. Dapat tiket nonton Nouvelle Vague dari si Kakak. Hihihi kapan lagi coba?
Tapi oh tapi, lihatlah pekerjaan saya minggu ini: Laporan utama, skul, vox pop, review, flight 40, urban show, persada 7, persada 7 lagi, top request of the week, check sound 70s orgasm club, backstage, editorial, konser mocca.
Kemarin malam, niatnya mau ngerjain sebagian. Dimulai dengan urban show, tapi malah nge-blank. "Temanya apa, ya?" Udah dapet tema dari Kiki, eh malah tambah nge-blank lagi. Pas nyoba nulis buat belia, sindrom ngetik-kalimat-pertama-lalu-hapus-dan-ketik-lalu-hapus-lagi terus-terusan keulang. Badan udah meriang, gemeteran enggak jelas, sial! Masa mesti sakit lagi terus ngedados lagi. Aaargh.
Malamnya, malah berantem sama pacar. Baguuuus, bukannya ngerayain 11 bulanan, malah berantem. Berantem kecil yang akhirnya jadi gede. Euh nangis lagi, nangis lagi, lagi.
Enggak kuat akhirnya kabur ke Gama 8. Sampe sana malah enggak pengen nangis lagi. Maksa Lika buat nonton Grey's Anatomy lalu dia bilang, "Ah kamu pasti ketiduran!" dan saya bilang, "Enggak akan, koq! "
Akhirnya I can see my McDreamy dan juga Meredith, Christina, dkk. Hihihi. Blasssss, setelah telpon dari Frosti akhirnya Acit ketiduran. Hahaha. Tolol! God, how I miss that old times. Itu lho, rally DVD yang udah Acit tinggalin. Hihihi. I'm tired, emotionally and physically.
Kaus putih, jeans belel, converse dekil Cukup enggak, ya?
 | Aduh | May 10, '07 3:50 AM for everyone |
Liat fotonya di multipy orang dan seketika itu Acit ngerasa ilfil Waduuuh.. Koq bisa ya...
Tenang cito....
 | The End | Mar 29, '07 2:37 AM for everyone |
Enggak ada cara mutusin yang baik dan benar. Semua pasti nyakitin banget but it takes time to heal. Dan asal kamu tahu, break sementara dari pacar kamu adalah kalimat halus dari "we're over, babe". Tunggu aja tanggal mainnya, hehehe
Yang harus diinget adalah, everything happen for a reason. Udah ngelewatin banyak hal dan ngelakuin banyak hal barengan sama pacar kamu, bukan berarti kamu bakal end up marrying him or her.Enggak ada jaminan, koq... Orang yang pada udah nikah aja, bisa selingkuh bahkan cerai segampang kamu balikin telapak tangan kamu... *knock on wood*
Jangan berakhir dengan nyalahin pacar kamu, nganggap dia brengsek (exception for abusive case) dan enggak berperasaan. Kalau udah enggak cinta, kalau udah enggak sayang, kalau udah enggak nyaman, emang apa lagi yang harus dipertahanin? Kamu pikir gampang ya, ngomong "i love you" etc padahal hati kamu enggak ngerasa hal yang sama? Kamu pikir gampang ya, duduk barengan as if you are in love with him or her, padahal otak kamu mikirin orang lain.
Hidup cuma sekali, buat apa kamu habisin sama orang yang enggak bisa bikin kamu nyaman. Hwewehehehee... Ibarat judi, kamu mesti berani buat taruhan. Masa kamu rela perasaan kamu tertindas seperti itu??? Jangan dong!
Leave him, be happy. Jatuh cinta, Say! Bukannya kamu kangen dengan perasaan membuncah itu? Meluap-luap? Di mana saat mata kamu memandang dunia, hanya ada dia. Dan dialah dunia kamu. Saat kamu ngomongin dia, mata kamu berbinar, kamu ketawa, coz you are happy. Hiks. Hati Acit sedih lihat kamu kayak gini... T_T
Terus kamu bilang "Yeah right, Cit...Easy to say, Hard to do."
| |